Zaitun ku, bukan si Utun




Assalamu'alaikum warohmatulloh wabarokaatu

berawal dari kepenasaranan gue sama emak-emak / calon emak yang Hamil yang nyebut "Amit-amit utun inyi", kenapa gitu ya beberapa emak-emak bisa nyebut gitu ?.

usut, punya usut setelah sedikit berbincang dengan rekan dan taulan, juga berbincang dengan si Mbah Guugel, ternyata dari kalimat tersebut kronologinya adalah, saat emak melihat sesuatu yang dianggap jelek, dianggap tidak pantas, terlebih dianggap tidak ingin terjadi pada anak dalam kandunganya, keluarlah sebutan "amit-amit utun inyi" dari mulut emak.

amit-amit sendiri menurut gue adalah perkataan penolakan,
dan utun inyi adalah anak dalam kandungan yang masih belum jelas jenis kelaminya

kalau digabungin, amit-amit utun inyi adalah penolakan terhadap sesuatu yang tidak diinginkan untuk si anak dalam kandungan yang masih belum jelas kelaminya .. gitu ya , gitu ya ..

oke lanjut, kita kupas Amit-amit .

sebagai seorang muslim, tentu kita melakukan sesuatu hal itu karena telah ada petunjuknya, adapun selama belum ada dalil yang mengharamkan, maka hukumnya adalah boleh.
kata amit-amit sendiri menurut gue sih masih belum ada dalil pengharamanya, namun,

namun kayaknya kurang pantas aja kalau amit-amit utun inyi di ucapkan justru malah menyakiti perasaan orang lailn. contoh :

Ketika kita melihat hal-hal yang ganjil yang di sebabkan sedari lahir,, seperti orang cacat. Ada beberapa emak mengucapkan amit-amit ke orang cacat itu (walopun liatnya mungkin di TV),  dengan maksud supaya kita dan keluarga terhindar dari hal seperti yang kita lihat. Tapi itu sebenarnya hal yang keliru. Bukankah orang cacat itu adalah kaarunia Allah SWT kepada seorang hamba yang Dia anggap mampu untuk menangguh hal itu?,

Sekarang Utun .

Utun ? Alhamdulillah  wa Syukrulillah, gue dan Istri sementara ini masih di beri kepercayaan untuk mengandung anak ( yang ngandung istri ya, bukan gue, he) karena sedikit aneh dengan panggilan Utun. Maka kita genti panggilan utun dengan Zaitun (karena sama-sama ada Tunya ? hehe bukan ya) . singkatnya nama Zaitun terpikir ketika gue baca buku dari internet judulnya : Khadijah, Ketika Rahasia Mim Terungkap, karya Siber Eraslan penulis terkemuka asal Negara yang Presidenya adalah Erdogan. Ada suatu tulisan sangat indah dimana Bunda Siti Khadijah memanggil anak dalam kandunganya dengan panggilan Zaitunku .

Dari situlah janin yang ada dalam perut istri, kita panggil Zaitun.

Hehe sekian. Semoga bisa setidaknya menghibur, dan bermanfaat.


Wassalamu’alaikum warahmatulloh wabarokaatuh

Ibrahim Dutinov
Pembela kebenaran, pencari jomet sejati. Gue Ibrahim, gue penulis. Bukan teroris!

Related Posts

There is no other posts in this category.

Posting Komentar

Follow by Email