Nulis



sebuah tulisan

Bismillahirrohmanirrohim ,,
dengan menyebut nama Alloh yang maha pemurah lagi maha penyayang .
semoga setiap dari kita, khususnya yang tetiba membaca tulisan ini semoga Alloh selalu memberikan rahmat dan Berkah-Nya kepada kita, dan Khusus untuk yang membaca tulisan ini, semoga Alloh mudahkan segala urusanya, ringankan bebanya, tenangkan pikiranya, dan perbanyak rezekinya. istajib du'ana ya mujibassailin, aamiiin

baik , jadi gini bro. gue kan pengen banget jadi penulis nih, secara menurut gue dengan menulis gue bisa membuat sifat pelupa gue menjadi berkurang, maksudnya dengan gue menuliskan apa-apa yang sedang gue lakuin, apa-apa yang pernah gue dapet, apa-apa hal penting yang ada hubunganya dengan gue dan gue harus ingat itu, gue harus tulis supaya gue enggak lupa.

menjadi pelupa itu gak enak bro, asli gak enak ..pernah suatu ketika ditempat kerja gue, karena gue lupa sama data yang pernah gue simpen disuatu tempat, gue harus bongkar banyak rak di banyak tempat karena data tersebut sedang dibutuhkan. padahal kalau gue bikin buku yang dibuku itu gue tulisin apa yang gue terima dan gue simpen dimana tempatnya, kan gak bakal jadi ribet bongkar banyak rak . hehe

atau gue kehilangan ilmu dari guru ngaji gue gegara gue gak nulisin materi yang guru ngaji gue jelasin. ya Alloh, Ampuni gue.. Aamiin

setelah gue putusin untuk jadi penulis, akhirnya gue iseng-iseng tapi sedikit serius sih, hehe. gue buka-buka situs atau artikel yang berhubungan dengan tulisan atau belakangan gue kenal dengan dunia Literasi. maya Alloh ya Robb ternyata menulis gak se sederhana yang gue sangka. gue beralasan menulis untuk ngilangin ke-lupa-an gue itu sangat sangat sederhana sekali sedangkan dengan menjadi penulis bukan hanya itu yang gue dapatkan.

Habiburrahman El Shirazy (Kang Abik) penulis Best Seller yang novelnya laku banget dibaca sama orang, khususnya muda-mudi kayak gue (gue masih termasuk pemuda ya) memberikan tulisan yang selain menghibur tapi juga menggugah jiwa gue untuk berbuat lebih baik lagi seperti tokoh-tokoh yang pernah Kang Abik sajikan dalam novel beliau. sebut saja Azzam di Novel Ketika Cinta Bertasbih yang mengajarkan gue untuk selalu berikhtiar dan berdo'a untuk segala kemungkinan yang terjadi dalam dunia ini, mengajarkan gue untuk selalu sabar dalam menghadapi masalah, mengajarkan gue untuk selalu berbagi terhadap sesama apalagi kepada orang yang membutuhkan bantuan kita, mengajarkan gue untuk percaya bahwa takdir Alloh itu sangatlah Indah.

dan bodohnya gue, gue baru ngeh dan sadar kalau buku-buku pengetahuan yang gue baca dari zaman gue bisa baca, MI, MTS, SMA sampai gue Kuliah dan Lulus dan Kerja adalah sebuah mahakarya luar biasa dari seorang penulis. membuat orang yang tidak tahu menjadi tahu membuat yang bodoh menjadi pintar.

Masya Alloh . wooooow itu tulisan loh ya , bisa ngerubah orang ! dan gue pengen bisa kayak gitu, gue pengen jadi penulis.

semenjak itu gue putuskan gue pengen jadi penulis titik.

tapi ternyata menulis gak mudah sih, hehe asli gak mudah. buktinya bisa nulis beberapa paragraph gini doang gue dah habisin waktu berjam-jam.
gue ketik yang mau gue tulis, gue ketik , gak lama gue hapus lagi karena ngerasa kurang bagus. gitu aja terus . hehe

Makanya .. makanya gue rasa gue harus mulai serius nulis, menjadi penulis itu butuh keseriusan, seperti menghadapi dunia, butuh keseriusan. dan dengan tulisan ini gue pengen menjadikan Menulis sebagai Dunia gue



#OneDayOnePost #ODOPBatch7 #KomunitasODOP

Ibrahim Dutinov
Pembela kebenaran, pencari jomet sejati. Gue Ibrahim, gue penulis. Bukan teroris!

Related Posts

There is no other posts in this category.

Posting Komentar

Follow by Email