Diomongin Orang? Harusnya kamu....

24 komentar


Cerita ilustrasi

Kasela : tau gak? Si Udin ngomongin lu kemaren
Kaselo : masa sih? Ngomongin apa emang?
Kasela : pokoknya ngomongin kejelekan elu.
Kaselo :.....

Sahabat ninja, apa yang akan kamu lakukan jika ada di posisi Kaselo dalam cerita di atas?

A. Marah
B. Senang
C. Sedih
D. Biasa saja

Hmm. Untuk menjawab pertanyaan di atas, kita simak tulisan di bawah ya.

Setiap orang sejatinya enggak sempurna bukan? Pasti ada saja ‘cacat’nya. Dalam hal ini, kita manusia pasti memiliki kejelekan. Selain itu, Allah Subhanahuwata'ala sudah mengatur akibat yang ditimbulkan ketika kita ngomongin atau diomongin orang.

Perilaku membeberkan kejelekan orang lain dalam Islam disebut dengan istilah Ghibah. Ghibah itu hukumnya dosa karena termasuk kategori mendzolimi orang lain. Ketika di hari kiamat, akan dilakukan hisab, di mana pahala orang yang mendzolimi akan diserahkan kepada orang yang didzolimi, hingga kedzoliman itu habis.

أَتَدْرُونَ مَنِ الْمُفْلِسُ قَالُوا الْمُفْلِسُ فِينَا مَنْ لَا دِرْهَمَ لَهُ وَلَا مَتَاعَ فَقَالَ إِنَّ الْمُفْلِسَ مِنْ أُمَّتِي مَنْ يَأْتِي يَوْمَ الْقِيَامَةِ بِصَلَاةٍ وَصِيَامٍ وَزَكَاةٍ وَيَأْتِي قَدْ شَتَمَ هَذَا وَقَذَفَ هَذَا وَأَكَلَ مَالَ هَذَا وَسَفَكَ دَمَ هَذَا وَضَرَبَ هَذَا فَيُعْطَى هَذَا مِنْ حَسَنَاتِهِ وَهَذَا مِنْ حَسَنَاتِهِ فَإِنْ فَنِيَتْ حَسَنَاتُهُ قَبْلَ أَنْ يُقْضَى مَا عَلَيْهِ أُخِذَ مِنْ خَطَايَاهُمْ فَطُرِحَتْ عَلَيْهِ ثُمَّ طُرِحَ فِي النَّارِ

Tahukah kalian siapa muflis (orang yang bangkrut) itu?



Para sahabat menjawab, ”Muflis (orang yang pailit) itu adalah yang tidak mempunyai uang maupun harta benda.

Kemudian Nabi ﷺ menjelaskan,

“Muflis (orang yang bangkrut) dari umatku ialah, orang yang datang pada hari Kiamat membawa (pahala) shalat, puasa dan zakat, namun (ketika di dunia) dia telah mencaci dan (salah) menuduh orang lain, makan harta, menumpahkan darah dan memukul orang lain (tanpa hak). Maka orang-orang itu akan diberi pahala dari kebaikan-kebaikannya. Jika telah habis kebaikan-kebaikannya, maka dosa-dosa mereka akan ditimpakan kepadanya, kemudian dia akan dilemparkan ke dalam neraka” (HR. Muslim 6744 & Ahmad 8029).

Woooaaaaah. Ngeri ya?
Pahala kita ketika di dunia akan diberikan kepada orang yang telah kita dzholimi, itu artinya termasuk orang yang kita omongin. jadi saat kita diomongin orang, sebetulnya nanti pahala dari kebaikan-kebaikan yang dilakukan oleh orang yang ngomongin kita, akan di transfer ke kita, Horeeee.

Kalau pun si orang yang ngomongin kita misalnya sudah enggak punya pahala, ternyata Allah Maha adil dan bijaksana. Dosa-dosa kita akan ditransfer ke orang yang ngomongin kita. Horreeee (lagi), hehe

Nah, kalau sudah begini, sudah terjawab dong pertanyaan “Harus apa saat diomongin orang?

Sekian gue Ibrahim Dutinov. Gue penulis, bukan teroris

#ODOPBatch7
Ibrahim Dutinov
Pembela kebenaran, pencari jomet sejati. Gue Ibrahim, gue penulis. Bukan teroris!

Related Posts

24 komentar

  1. Ada kaitannya sma telinga yg berdengung gk kang?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hemm katanya sih gitu ya? mungkin ini soal kepercayaan ya.

      bagus atau enggaknya pemahaman ini sebetulnya kembali lagi ke diri kitanya bukan? karena yang terpenting kan bukan dengung di telinganya. tetapi efek ke kitanya apa.

      Kalau merasa dengung di telinga itu karena di omongin oleh orang lain, dan kita jadi introspeksi diri kan bagus ya Kak?

      Sebaliknya, kalau efeknya kita jadi julid atau berperilaku tidak terpuji, inilah yang harus diperbaiki. hehehe

      Pendapatku kak
      Wallahu 'alam

      terimakasih sudah berkomentar ya

      Hapus
  2. Kalau aku yang jadi Kasela nya, aku bakal marah

    BalasHapus
    Balasan
    1. gitu ya.. padahal kasela kan sudah jadi radja. wkwkwkw

      Hapus
  3. Ahahah Kaselo dan Udin pemilihan nama yang terdaebak

    BalasHapus
  4. Selvi berharap Kaselo dan Udin dijadiin cerpen kang hiii

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ide bagus ya? aku bikinin Udin dan Ustadz biar gampag diingat deng. hehe

      terimakasih sudah mampir Kak. he

      Hapus
  5. Hehehe itu tokohnya pake nama Kasela aja. Kupikir satunya keseleo 🙈

    Komentnya sama, ada yang kelupaan dicetak miring kayanya.

    Terus, makasih sudah berbagi tulisannya Kak.

    BalasHapus
    Balasan
    1. hehe. ternyata iya namanya itu2 aja tapi sekarang sudah di revisi jadi kasela dan kaselo.

      makasih udah mampir ya Kak

      Hapus
  6. Jujur.. Aku kalau kesel sama orang marah

    BalasHapus
    Balasan
    1. wajar kok wajar . hehe pecahkan saja gelasnya . biar ramai

      Hapus
  7. Wah di hari senin ini banyak yg berbagi nasihat nih... ;)

    BalasHapus
  8. Wah, semoga kita tidak termasuk orang-orang yang bangkrut di akhirat nanti, aamiin.

    Terimakasih tulisannya kak👍

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aaaamiiin ya Robb.

      terimakasih juga sudah mampir kak

      Hapus
  9. Sabar-sabar... *sambil elus dada, tarik napas dalam dalam, pejamkan mata, baca doa, tidur. 😁

    BalasHapus
    Balasan
    1. hahaha. lupa deh. mantap deh dari pada jadi gondokkan

      Hapus
  10. Membayangkan kebangkrutan amal itu menakutkan. Tapi sekarang infotainment makin gencar, di mana-mana ada. Cobaab banget

    BalasHapus
  11. Kebalikan dari yang bangkrut.. orang yang diomongin nanti bisa dapat pahala yang tak disangka-sangka

    BalasHapus
    Balasan
    1. betul betul betul. 100 buat kak Lusi. 1000 buat saya. hehe

      Hapus
  12. Kalau aku sih, gak peduli diomongin orang wkwkwkw. Ujung-ujungnya mereka sendiri yang kesel karena aku orangnya cuek bebek

    BalasHapus
    Balasan
    1. Baguuuuus . mending gitu, semakin kesel semakin pahala datang ke kita ya? hehe

      Hapus

Posting Komentar

Follow by Email