[Review] Buku Drunken Marmut

14 komentar


Yang nulis : Pidi Baiq
Berapa halaman : 204
Yang nerbitin : Mizan
Kapan terbit : Tahun 2009

Ada yang aneh?
Serius gak ada yang aneh?

Hahaha. Sengaja gue tulis keterangan bukunya seperti di atas. Lagian bukunya juga gitu sih. Absurd. Hahahaha. Mana ada coba penulis yang menuliskan nama-nama benda seperti CD kosong, lampu belajar, kaos takwondo, tirai yang bisa digulung, sampai cermin pada bagian ‘dipersembhakan untuk’ nya ?
Keabsurd-an lainnya berlangsung ketika penulis juga mengucapkan terima kasih kepada Fidel Castro, Mike Tyson, John Lennon, sampai menyebutkan Ibu-ibu anggota Band The Cross. Hoalaaah, ada-ada aja penulis yang satu ini. Absurd banget.
Jangan tanya kenapa gue ketemu buku ini? Entah apa yang merasuki gue. Hiks hiks.
Judul buku ini unik, hampir mirip seperti bukunya Raditya Dika. Kambing Jantan, Koala Kumal, Marmut Merah jambu dan lain sebagainya.
Isinya bagaimana?
Biasanya bagian isi itu bisa diwakilkan dengan sinopsis di bagian paling belakang buku bukan? Nah nyok kita lihat sinopsisnya?





Bagaimana? Absurd kan?

Bercerita tentang kisah yang pernah dialami Pidi Baiq/Penulis (katanya sih 'Cuitan Harimau'nya). Diceritakan dengan gaya bahasa yang… gimana gue bilanginnya ya? kayaknya itu gaya bahasa khusus si penulis deh. Dia kan seniman, jadi suka-suka dia deh. Yang pasti, gaya bahasa yang digunakan terlihat absurd, ada bahasa Sundanya. Sukses membuat gue terhibur. Dan gue berani bilang, enggak ada satu kisah pun yang enggak bikin gue ketawa. Asli deh!

Walaupun begitu, sebetulnya dibalik kisah yang absurd cenderung menghibur itu, Pidi Baiq menyelipkan hikmah-hikmah penting kehidupan. Gue enggak habis pikir, kok bisa ya cerita hikmah dikemas dengan humor yang absurd cenderung menghibur?
Kenyataan memang bisa. Buku ini buktinya!

Oh ya satu lagi, Pidi Baiq sudah baik menitipkan rincian biaya yang dikeluarkan selama proses pembuatan buku (3 Minggu).


Selamat Menikmati
Ibrahim Dutinov
Pembela kebenaran, pencari jomet sejati. Gue Ibrahim, gue penulis. Bukan teroris!

Related Posts

14 komentar

  1. #nahanTawa
    (Sangat) seru sepertinya. Belum baca bukunya sudah bisalah merasakan hawa dari isi buku itu.

    Hehm.... Ada yang sukses bikin review nih aromanya. Versiku, ini keren Kak. πŸ˜πŸ˜πŸ˜πŸ‘πŸ»

    BalasHapus
    Balasan
    1. ohya? siapa siapa? hehe. Alhamdulillah, kan Editornya Kak Hana

      Hapus
  2. Seettttdah itu rincian biayanya hampir semua berupa makanan wkwkwkwk. Belum baca aja udah bikin ngakaks ����

    BalasHapus
  3. Hahaha... Jadi penasaran sama penulisnya.

    BalasHapus
  4. Kudoakan Semoga penulis dan pembaca balik modal setelah baca buku ini πŸ˜†

    BalasHapus
    Balasan
    1. hehe. Aaamiiin, biar bisa bikin buku lagi dan beli makanan, terus di tulis laporannya lagi. ahihihi

      Hapus
  5. Penulis buku Dilan kan ya, Pidi Baiq?
    Baru tau ternyata bukunya ada juga yang genre komediπŸ˜†

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya.. Vocalis The Panas Dalam Band juga. Jehe

      Hapus
  6. "Berapa halaman " apa tidak lebih baik kan klau diubah jadi "jumlah halaman"?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya tadinya pengen gitu sesuai pakem yg ada, tapi karena pengen menyesuaikan dengan buku. Yaudah aku bikin gitu aja, kepalang ikutan Absurd. He

      Hapus
  7. Lagi ngumpulin mau beli buku-buku.. sering-sering ngeliat blognya bang Ibra ni..biar tau info buku yang menarik

    BalasHapus
    Balasan
    1. Duh, jadi semangat pengen mereview banyak buku nih.

      Hapus

Posting Komentar

Follow by Email