Apa bedanya Hearing, Overhearing dan Listening

4 komentar

Membedakan Hearing, Overhearing dan Listening

Hai.
Siapa yang bisa jawab perbedaan dari Hearing, Overhearing dan Listening? Hehe. Andai ini instalive atau YouTube live mungkin akan banyak yang angkat tangan dan langsung menjawab ya. Tapi karena ini adalah sebuah blog, maka izinkan saya menjawab sendiri pertanyaan itu. 

Ketiga kata tersebut berasal dari bahasa Inggris. Akan membuka pengetahuan kita bahwa 'mendengar' itu  bukan sekedar menerima suara lewat telinga dan masuk ke otak. 

Hearing

Adalah proses ketika kita mendengar suara suara secara tidak sengaja di suatu tempat dengan radius jarak tertentu yang paling dekat.

Contohnya : kamu sedang berada di dalam tempat makan sedang berkumpul sambil makan bersama teman-teman. Ada terdengar suara pengunjung lainnya yang jarakanya dekat dengan  kamu dan  mengobrol. Kamu secara tak sengaja mendengar suara itu tapi acuh saja. Karena merasa tak penting.

Overhearing 

Adalah suatu momen ketika kita tidak sengaja mendengar sesuatu yang memiliki konten penting untuk didengarkan. Awalnya kita acuh pada suara tersebut seperti pada contoh hearing, namun saat otak kita tahu bahwa yang tidak sengaja kita dengar adalah sesuatu yang penting untuk disimak, maka secara stimulatif otak dan telinga kita akan bekerja sama untuk terus memperhatikan suara tersebut.

Contohnya : masih ketika kamu di tempat makan bersama teman-teman, ternyata yang sedang diobrolkan oleh pengunjung lain adalah tentang film baru yang akan tayang di bioskop. Yang kamu sendiri memang menantikannya. Maka secara spontan, otak kita akan merespon obrolan pengunjung tersebut.

Listening

Adalah tingkatan paling tinggi dari proses sebelumnya. Kamu yang sejak awal sedang asyik mengobrol dengan teman kamu, maka kamu pasti akan mengatur diri supaya bisa paham apa yang sedang diobrolkan teman kamu tersebut.

Nah. Seperti itu kiranya perbedaan antara Hearing, Overhearing dan Listening ya.

****
Sumber : Buku The Art of Listening karangan Muthia Sayekti

Ibrahim Dutinov
Pembela kebenaran, pencari jomet sejati. Gue Ibrahim, gue penulis. Bukan teroris!

Related Posts

There is no other posts in this category.

4 komentar

  1. Sering nih aku overhearing trus di dalam otak biasanya ngomong seolah menimpali perbincangan dua orang ��

    BalasHapus
  2. Kalau tetiba denger kasak kusuk sesuatu yg rahasia (di kantor neh, apalagi soal mutasi pegawai, wkwkw), terus sering juga kadang2 memaksimalkan pendengaran, hihi. Berarti itu namanya overhearing ya. hehehe

    BalasHapus
  3. materi simpel tapi mencerahkan. Jadi ingat dulu lagi ngerjain tugas, terdengar suara sayup-sayup beberapa orang menggunjingkan saya. Apa mungkin memang ada orang yang lebih senang overhearing ketimbang hearing?

    BalasHapus
  4. Waw..ternyata mendengarkan ada seninya ya kak, kebanyakan orang lebih suka didengar daripada mendengar

    BalasHapus

Posting Komentar

Follow by Email