Apa itu Niche Blog

2 komentar
Niche Blog ya

Kata “niche” (bahasa Inggris) diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia menjadi “ceruk”. Arti kata ceruk menurut KBBI adalah: 1 relung yang masuk ke dinding (tembok, tanah, dan sebagainya); lekuk, lubang; 2 lombong (dalam tambang); 3 gua (di gunung); 4 ruang berpetak-petak (di lemari dan sebagainya); 5 sudut (pojok) di dapur (kamar, rumah, dan sebagainya); 6 lekuk (di geladak kapal dan sebagainya); 7 rongga (sela-sela dalam timbunan barang dan sebagainya); 8 serokan; teluk kecil; 9 sudut jalan; jalan kecil (simpangan dan sebagainya);

Dari sudut bahasa, pengertian niche (Inggris) dan ceruk (Indonesia) tidak berkaitan dengan masalah topik (pokok bahasan atau pembicaraan). Lantas, apakah niche blog sama dengan topik blog? Seharusnya blog ceruk atau situs ceruk (menurut terjemahan) yang artinya situs/blog yang memiliki ceruk.

Namun, pengertian niche dalam bahasa Inggris memiliki beberapa arti selain ceruk atau relung, yaitu: sebuah tempat atau posisi yang cocok atau tepat untuk orang atau suatu hal; perbedaan segmen dari sebuah pasar; dan (kata sifat) Memiliki daya tarik khusus.

Dengan demikian, jika diartikan menurut bahasa Inggris, pengertian niche website atau niche blog adalah a website/blog that focuses on specific information that is both useful and interesting for the audience.

Dengan demikian pengertian niche blog adalah sebuah website atau blog yang memiliki fokus pada informasi spesifik yang berguna dan menarik bagi pengunjungnya.


Hmm. Setelah lulus odop dan masuk kelas non-fiksi, gue dihadapkan dengan sebuah tantangan “apa sih niche blog kamu?” kurang lebih gitu lah ya ungkapannya. Odop juga pernah ada tantangan seperti itu dulu. “apa sih genre tulisan kamu”. keduanya menurut gue membingungkan sih. Apalagi gue kan orangnya masih belum hal yang diminati banget.

Kalaupun gue gabung di odop ya karena gue ingin belajar nulis, pengen bisa bikin buku. As simple as that. Tapi ternyata kenyataan dunia penulisan memang lebih serius. Enggak bisa kita nulis asal-asalan, maksudnya apa aja kita tulisin. Kadang kala kita harus serius di satu bidang tulisan.

Sebut saja gue suka Habiburrahman El Shirazy, dengan novel pembangun jiwa sebutan untuk keahliannya. Tapi gue juga suka tuh sama buku-bukunya Tere Liye, atau Dee lestari, atau buku-buku jenis non-fiksi seperti buku yang membahas tentang definisi tertentu, atau buku tentang tutorial.

Gue juga suka sih sama cara jurnalis menyampaikan berita.

Setiap gue membaca karya mereka, gue selalu bilang dalam hati “gue harus bisa nulis seperti ini” selalu begitu ketika gue baca buku yang menurut gue menarik, dan setelah gue pikir-pikir lagi belakangan ini. Kalau semua jenis tulisan gue tulis, ya gue gak akan bisa spesial dong. Justru Habiburrahman di kenal karena novelnya yang Islammi, pembangun jiwa. Tere Liye juga dikenal karena cerita-ceritanya yang menarik. Berbeda dengan itu, Merry Riana dikenal dengan dirinya yang memotivasi. Fix masing-masing mereka memang dikenal karena keahliannya bukan ke umum__an__nya.

Well. Gue sadar, ternyata kelas non-fiksi ini kepingin penghuninya punya keahlian khusus, menulis dengan hal yang lebih serius. Thanks to All. Hehe

Eh iya.. Niche Blog gue apa?
Jujur gue sih masih bingung, tapi setelah gue pikir-pikir lagi belakangan ini. Gue suka banyak hal, tapi satu yang lebih gue sukai dalam dunia literasi ini. Ada dalam diri gue yang ternyata sedikit memiliki ketertarikan khusus terhadap kata-kata orang tentang suatu hal, atau kejadian. Seperti misalnya apa kata Ust Abdul Somad, Buya Yahya, atau Ernest Prakasa tentang fenomena yang sedang viral di sosmed. Mungkin gue bisa memanfaatkannya menjadi niche blog ya?

Oke Fix. Niche blog gue akan lebih banyak berisi tentang opini seorang tokoh terhadap sesuatu peristiwa, hal atau objek.

Kenapa gue pilih niche itu?
Ya karena gue suka banyak hal, dan sepertinya lebih menarik mengetahui apa kata orang-orang tentang banyak hal itu. Dan gue tuliskan di blog gue.

Bagaimana menurut temen-temen?

Sumber : lenteraseo.com
Ibrahim Dutinov
Pembela kebenaran, pencari jomet sejati. Gue Ibrahim, gue penulis. Bukan teroris!

Related Posts

There is no other posts in this category.

2 komentar

Posting Komentar

Follow by Email