Menulis Ibarat Menuang Isi Botol

Posting Komentar
Ilmu bisa didapatkan dimana saja bukan? Ingat dengan film Karate Kid yang diperankan Jackie Chan dan anaknya Will Smith? Dalam film itu disiratkan bahwa belajar beladiri itu mudah. Dan jurus-jurusnya ternyata bisa berasal dari aktivitas sehari-hari. Seperti yang dicontohkan Jackie Chan yaitu membuka dan memakai jaket. Iya sesimpel itu belajarnya. namun apabilaa dilakukan dengan rutin dan serius, hasilnya bisa jadi jurus yang kuat.

Nah, senada dengan itu, pernah sekali gue temukan ilmu di Twitter, tempat banyak orang "bercuit-cuit" seperti burung. Hehe. Yang gue temukan adalah ilmu tentang menulis dari sebuah akun bernama @afifahafra79 yang ternyata merupakan ketua umum @flpoke. Mbak Afifah Afra mengetwit begini
Menulis ibarat menuang isi botol. Jika kosong botolmu, apa yang hendak dituangkan?

"Maka bahan utama menulis adalah konten. Konten berbanding lurus dengan otak kita. Penulis tidak boleh malas belajar. Jika dia tak punya pengetahuan, Dia hanya akan menyihir dengan kata-kata"

Apakah ada yang janggal dengan kalimat di atas? Menurut aku sih iya, maksud menyihir dengan kata-kata untuk dia yang tak punya pengetahuan itu apa? Bukannya kalau dia tak punya pengetahuan berarti dia tak bisa menyihir?

Ternyata, maksud Kak Afifah Afra dengan kalimat di atas adalah mengibaratkannya dengan  makanan lezat, tapi tanpa gizi.

Belakangan aku tahu ternyata Kak Afifah Afra ini adalah ketua umum forum lingkar pena (FLP). 
Ibrahim Dutinov
Pembela kebenaran, pencari jomet sejati. Gue Ibrahim, gue penulis. Bukan teroris!

Related Posts

There is no other posts in this category.

Posting Komentar

Follow by Email