Baru di Cicurug, Kedai Kopi Pengkolan

2 komentar
Beberapa waktu lalu, ada kedai yang baru buka. Namanya Kopi Pengkolan. Baru nih di Cicurug. Mau tau ulasaanya? Kuy chekidot.

Kopi Pengkolan Cicurug, Sukabumi.


Apa alasan kamu pergi ke kedai kopi yang baru buka? Karena tempat terlihat instagramable? Karena menawarkan promo yang menarik? Atau karena kamu kenal sama yang punya, terus datang buat dukung usahanya? Pasti ada alasan dong kenapa si otak nyuruh kaki ngelangkah ke sana, atau nyuruh tangan buat tarik gas motor sampe sana.

Kalau gue, biasanya sih karena tempatnya menarik, instagramable, kayak pandangan pertama gimana sih? Langsung suka dan tertarik gitu kan. Ada perasaan ingin mendekatinya, menyapa atau sekedar menikmati keindahannya (tempat itu). Walaupun ada juga yang karena yang punya itu temen, atau karena lagi ada promo menarik. 

Sama halnya ketika gue sama keluarga mampir ke kedai kopi ini, namanya kedai Kopi Pengkolan. Beralamat di Jl Raya Siliwangi, Cicurug Sukabumi. Patokannya kalau dari arah bogor, ada di kanan (nyebrang) sebelum Pom Bensin Cicurug, kalau dari arah Sukabumi berarti ada di kiri sesudah Pom Bensin. Letaknya bersebelahan dengan Ayam Bakar Pak Atok. Kenapa dinamakan Kopi Pengkolan? Karena letaknya tepat di pengkolan (red : Tikungan). Eh padahal kalau namanya Kopi Tikungan lebih seru ya. Wkwkw. 

Buka selama 12 Jam dari jam 10 pagi sampai dengan jam 10 malam. Kedai kopi pengkolan ini menawarkan tempat yang cukup nyaman buat nongkrong, posisinya yang dekat dengan jalan raya, membuat tempat Ini menjadi adem meski tanpa pendingin ruangan. Kebanyakan tempat pengunjung menikmati makanan adalah di halaman terbuka atau outdoor. Nih kayak gini nih 

Begitu masuk, akan ada dua orang perempuan yang akan nanya kamu. Iya nanya "Mau pesen apa Mas?" gitu. Mulai deh tuh ditawari menu yang ada. Namnya juga kedai kopi, sudah pasti menu utamanya adalah kopi. Ada moccacino, americano, es kopi pengkolan, dan beberapa menu lain seperti di bawah ini.

Hayooo, enggak ada harganya ya? Jadi gini. Di sini, di kedai ini. Harga minuman itu dikelompokkan menjadi dua. Ada yang dingin harganya 17k, yang panas 15k. Sisanya tinggal makanan, ada puding seharga 7k, brownis 8k,  bolu kukus 3k, satu lagi donat 5k. Kok makanan kecil semua? Ga tau ya, mungkin karena kalau makanan berat terus besar itu ada di Ayam Bakar Pak Atok, atau di Dapur Es Krim.  Atau Mungkin karena konsep yang ditawarkan emang kayak begitu.

Harga segitu dengan tempat dan pemandangan yang nyaman sih ya menurut gue udah cocok lah. Apalagi ada wifi gratis kan, bisa sembari ngerjain tugas atau mabar juga kan tuh. Apalagi kalau bawa temen kampus, temen sekolah, temen-temen yang emang seumuran kek gue, yang masih berada di zaman millenial. Cocok dah harga segitu mah. Apalagi buat sesekali doang mah cobain lah. 

Ada tiga tempat menarik yang ditawarkan oleh Kopi Pengkolan kepada pengunjungnya 

Di dalam ruangan


Tempat ini sepertinya cocok untuk pengunjung bapak-ibu yang pengen suasana Sersan alias serius (tidak ada angin besar) tapi santai. Ada bangku besar melingkar bisa dipakai rapat sersan. Ada lukisan dibelakangnya, cocok buat serius sambil santai bukan?

Di teras


Lokasinya deket banget sama jalan, anginnya pasti kenceng bikin adem, kalau lagi panas/hujan kecil masih ada payung yang melindungi. Tempatnya asyik loh. Cocok buat kamu yang mau ngobrol asyik sembari nunggu seseorang sambil cari angin 

Di lantai atas


Ini tempat favorit gue, tepat berada di bawah pohon rindang. Viewnya langsung jalan raya Cicurug, jalan yang menghubungkan Sukabumi - Bogor/Jakarta. Bisa ngelihat banyak orang lalu lalang tentunya, motor sampai mobil gandeng. Cocok buat yang pengen santai sambil liat pemandangan. Cuman hati-hati aja di sana deket banget sama kabel PLN. Oh ya, kalau enggak salah kan ada kasus orang yang sedang main tiktok terus kesetrum kan? Jangan sampai kayak gitu deh.

Pada akhirnya, tulisan ini hanyalah ungkapan jujur apa adanya dari gue sebagai penulis jalanan. Tidak bermaksud mempengaruhi, hanya ingin berbagi saja. Begitu. Seperti tag line TV satu, saya yang mengabarkan, anda yang memutuskan. Jadi isi konten kalau ada yang kerasa kok gak sesuai, silahkan berkomentar ya. Kita ngobrol santai aja.

Note : Ini mah buat kenang-kenangan, investasi senyum di masa depan.



Ibrahim Dutinov
Pembela kebenaran, pencari jomet sejati. Gue Ibrahim, gue penulis. Bukan teroris!

Related Posts

2 komentar

Posting Komentar

Follow by Email