Mengenal Ujian dan Variannya

2 komentar

Segala puji bagi Allah, kita memuji-Nya dan meminta pertolongan, pengampunan, dan petunjuk-Nya. Kita berlindung kepada Allah dari kejahatan diri kita dan keburukan amal  kita. Barang siapa mendapat dari petunjuk Allah maka tidak akan ada yang menyesatkannya, dan barang siapa yang sesat maka tidak ada pemberi petunjuknya baginya. Aku bersaksi bahwa tidak ada Tuhan selain Allah dan bahwa Muhammad adalah hamba dan Rasul-Nya. Ya Allah, semoga doa dan keselamatan tercurah pada Muhammad dan keluarganya, dan sahabat dan siapa saja yang mendapat petunjuk hingga hari kiamat.

Kali ini gue mau share apa yang pernah gue denger, semoga bisa menjadi pengingat buat gue pribadi, dan bisa sama-sama dipelajari oleh semuanya. Berawal dari aktivitas menaiki motor ke beberapa tempat, tak jarang gue itu bawa motor sambil pake headset, biar kalau ada telepon, tinggal pencet langsung "hallo". Kalau ngantuk, gue kadang dengerin musik, kalau sedang santai, seringnya gue dengerin ceramah via spotify

Nah, yang mau gue share sekarang adalah catatan tentang apa itu Ujian, beserta variannya. Judulnya sih unik ya, ternyata judul itu tercetus oleh DAI yang terkenal dengan Pemuda Hijrah nya. Yap. ust Hanan Ataki, silahkan menyimak wahai teman-teman.

Sebagai pembuka, gue bakal coba tarik ilmu tentang ciri orang mukmin. Apa sih cirinya orang mukmin itu? Seseorang bisa dikatakan sebagai seorang muslim itu kalau punya ciri seperti apa? Indikatornya apa? Singkatnya, Seseorang akan dianggap beneran menjadi seorang muslim ketika

Jika ia mendapatkan kegembiraan maka ia akan bersyukur, dan jika ia mendapatkan kesusahan, ia akan bersabar. Karena bersyukur dan bersabar merupakan suatu kebaikan bagi dirinya.
Sebagaimana hadits Shahih yang Diriwayatkan oleh Imam Muslim, no. 2999 (64); Ahmad, VI/16; Ad-Darimi, II/318 dan Ibnu Hibban (no. 2885, at-Ta’lîqatul Hisân ‘alâ Shahîh Ibni Hibbân).
Dari Abu Yahya Suhaib bin Sinan Radhiyallahu anhu ia berkata: Rasûlullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

Kata ustadz Hanan begini 

“Sungguh menakjubkan urusan seorang Mukmin. Sungguh semua urusannya adalah baik, dan yang demikian itu tidak dimiliki oleh siapa pun kecuali oleh orang Mukmin, yaitu jika ia mendapatkan kegembiraan ia bersyukur dan itu suatu kebaikan baginya. Dan jika ia mendapat kesusahan, ia bersabar dan itu pun suatu kebaikan baginya.”


Kesusahan itu bentuknya berupa ujian. Ngeselin pokoknya kalau kita udah diuji. Apalagi ujian ini ada banyak variannya. Semoga apapun variannya, gue sih berharap kalau kita bisa lulus melewatinya. 

Diantara varian ujian adalah

1. Ujian Fisik

Ujian ini menyangkut hal fisik. Contohnya (mohon maaf) ada orang yang Allah kasih dia tubuh enggak utuh, ada cacatnya sedari lahir. Atau ada seseorang yang awalnya tidak memiliki kekurangan secara fisik. Namun karena ada kecelakaan, dan dokter memvonis kakinya harus diamputasi.

Bagaimana atau apa yang akan temen-temen rasakan apabila ujian fisik itu datang kepada kita? 

2. Ujian Harta

Yang termasuk dalam ujian ini misalnya karir, pekerjaan, bisnis, usaha. Ada yang diberikan ujian dengan usaha yang tak kunjung hasil, seringnya bangkrut ketimbang sukses. Atau ketika seseorang dengan karir sedang melejit, tiba-tiba Allah kasih ujian dengan membangkrutkan perusahaan dimana orang tersebut bekerja. Dan qodorulloh ternyata keuangan si perusahaan bermasalah, akhirnya tidak ada pesangon yang didapat.

3. Ujian Hati

Ujian ini menyangkut perasaan. Perasaan ketika dijauhi oleh orang terdekat misalkan. Perasaan ketika dipandang sebelah mata, atau perasaan ketika cinta bertepuk sebelah tangan mungkin.

Sama hal dengan ujian, Nikmat juga dibagi menjadi tiga seperti di atas.



Sumber :
https://open.spotify.com/episode/6SRY4EI5vQcuPBrtUts0Iz
https://almanhaj.or.id/13392-bersyukur-saat-mendapat-kesenangan-dan-sabar-saat-mendapat-cobaan-2.html

Ibrahim Dutinov
Pembela kebenaran, pencari jomet sejati. Gue Ibrahim, gue penulis. Bukan teroris!

Related Posts

There is no other posts in this category.

2 komentar

  1. Ada bagian yang belum terposting bang, pada paragraf Sebagai pembuka, gue bakal....

    Owh ya bang, kalo di putusin orang terkasih termasuk ujian hati kah?

    BalasHapus
  2. Hehe iya ya. Makasih kang Sule koreksiannya.

    Sepertinya termasuk kang, coba ditest apakah ada kegelisahan dalam hati ketika hal itu terjadi, perasaan yang mungkin bisa dikata menyakitkan dan ingin segera dihilangkan atau dialihkan kepada hal lain. Kalau itu ada, waaah.. Bisa jadi memang sedang diuji hatinya. Hehe

    BalasHapus

Posting Komentar

Follow by Email