Manfaat Mengenang Masa Lalu (Bernostalgia)

4 komentar

Setiap hujan datang, nikmat itu terulang bersama genangan yang bernama kenangan.

Setiap kita pasti memiliki kenangan. Bahkan mungkin ada yang menyimpannya dengan rapi berupa album foto usang, DVD-RW, atau cloud yang terhubung dengan jaringan internet. Supaya bisa dibuka kapan dan di mana saja. Mereka yang menyimpan rapi itu, pasti tahu bahwa ada yang lebih berharga ketimbang uang atau perhiasan. Ialah momen-momen indah bersama orang yang kita kasihi.

Ketika menulis ini, tiba-tiba mataku berlinang. Kenangan-kenangan masa lalu terbayang begitu saja. Kamu pernah nonton film Inside Out? Film kartun yang menggambarkan ada kehidupan dalam otak kita, yang ternyata di gerakan oleh beberapa makhluk emosional. Film itu menggambarkan bahwa setiap kenganan yang kita punya maka akan menjadi gedung dalam otak kita. Gedung yang akan membangun kehidupan dalam otak kita. eh gitu bukan sih?

Pokoknya di film Inside itu, ada makhluk yang bertugas muterin film saat kita tidur, otak kita disuguhkan tayangan-tayangan moment yang pernah kita lewati. Itu juga yang ku alami sekarang. Kenangan-kenangan itu datang silih berganti. Dengan warna dan rasa yang berbeda.

Ingin ku kembali ke masa yang lalu
Bahagianya dulu waktu kecilku
Ku dengar cerita mama papa bilang
Aku lincah lucu waktu kecilku

Payung Teduh

Pengen sih di sesi tulisan kenangaan ini, ku bagi kenangan terindah yang pernah kualami. Tapi, aku bingung. Ngerasa ada banyak kenangan yang indah, dan sepertinya semuanya yang indah itu sama-sama punya kekuatan buat kehidupan aku. Gak ada yang bener-bener kuat kek kenangan Harry Potter ketika ngucap mantra Expecto Patronum (aku  sih lebih sering bilang Expecto Patromak, karena emang wujudunya kayak patromak alias lampu terang. Wkwkw). Semuanya kenangan indah itu lantas menjadi pengalaman berharga buat aku. Pengalaman yang sering bikin aku bangkit ketika jatuh, senang ketika sedih, semangat ketika tidak ada gairah.

Kalian punya kenangan juga kan? Pasti punya dong ya. Phsycologi Today melansir bahwa mengenang masala lalu atau nostalgia akan cenderung mengarah pada perasaan yang manis daripada pahit. Berikut beberapa manfaat yang bisa diperoleh: 

1. Nostalgia bisa meningkatkan mood kita


Nostalgia memang kerap dipicu oleh emosi negatif seperti kesepian atau kesedihan, tetapi kebanyakan orang melaporkan nostalgia itu sendiri adalah pengalaman yang relatif menyenangkan, yang mengangkat mereka dari kesedihan atau membuatnya lebih kuat. 

Penelitian yang dipublikasikan oleh Association for Pshycology Science menjelaskan bahwa nostalgia diinduksi secara eksperimental, misalnya, dengan meminta orang menulis tentang acara nostalgia. Hasilnya, peserta nostalgia melaporkan perasaan bahagia, kepuasan, dan keamanan. 

“Efek peningkatan mood nostalgia dapat ditingkatkan jika kita fokus pada apa yang telah kita peroleh daripada apa yang telah hilang. Jika kita kehilangan seorang kakek atau nenek tercinta, kita mungkin merenungkan betapa bersyukurnya kita atas momen istimewa yang kita bagi bersama mereka,” tulis Juliana Breines. 

"Jika kita merindukan masa muda kita, kita bisa menikmati kenangan itu dengan merencanakan reuni dengan teman-teman lama dan kemudian mengenangnya bersama."

2. Nostalgia membuat hidup terasa lebih bermakna


Pada penelitian yang diterbitkan oleh Elsevier mendapati bahwa nostalgia mungkin merupakan cara yang relatif sehat untuk mengatasi rasa takut akan hidup, karena nostalgia bisa menanamkan gambaran kehidupan yang bernilai dan bermakna besar. 

Jamie Arndt dan rekan-rekannya menemukan orang-orang yang bernostalgia menganggap hidup lebih bermakna dan mengurangi pikiran mereka tentang kematian. Nostalgia bisa sangat berguna untuk mengubah cara kita berpikir tentang kesulitan dari masa lalu.

3. Menghubungkan kita dengan orang lain

 
Mengenang masala lalu kerap membawa seseorang terhubung dengan hal-hal seperti musik, aroma, dan tempat-tempat yang paling berpengaruh dalam kenangannya. Lalu, nostalgia juga membawa memori kita pada orang-orang tertentu, seperti teman masa kecil bermain sepak bola dan teman-eman di sekoah dasar. 

Penelitian yang dipublikasikan Jurnal of Personality and Social Phsycology menemukan para peserta yang terlibat dalam penelitian saat bernostalgia merasa lebih dicintai dan dilindungi serta merasakan dukungan sosial yang lebih kuat  

4. Membuat tubuh kita merasa lebih hangat 


Zhou X dan rekan-rekannya menemukan bahwa nostalgia mampu meningkatkan suhu tubuh yang lebih hangat. Zhou meneliti orang-orang yang mendengarkan music nostalgia dan menemukan tingkat nostalgia yang dipicu oleh musik yang lebih tinggi memprediksi peningkatan kehangatan fisik, dan peserta yang mengingat peristiwa nostalgia atau otobiografi biasa merasakan suhu meningkat.  

Penelitian yang dupublikasikan oleh Pubmed ini melakukan penelitian dengan mmerendam tangan beberapa orang ke dalam air es. Tubuh peserta yang bernostalgia menunjukkan toleransinya terhadap suhu dingin selama proses merendam tangan mereka dalam air es. “Menariknya, para peserta semakin bernostalgia pada hari-hari yang lebih dingin dan di kamar-kamar yang lebih dingin. Nostalgia mungkin berfungsi sebagai fungsi homeostatis, membantu mengatur suhu tubuh,” tulis Zhou.

5. Membuat masa depan terlihat lebih cerah


Mengenang masa lalu tidak membuat kita berpikir kolot dan tidak bisa move on. Alih-alih seperti itu, mengenang masa lalu malah membuat kita lebih optimis dan percaya diri. “Nostalgia menumbuhkan hubungan sosial, yang kemudian meningkatkan harga diri serta meningkatkan optimisme. Pengalaman nostalgia secara inheren optimis dan melukiskan masa depan yang lebih cerah secara subyektif,” tulis Wing Yee Cheung dalam penelitiannya yang dipublikasikan oleh Sage Journals.

Peserta yang terlibat dalam penelitian ini terbukti lebih banyak menggunakan kata-kata yang berhubungan dengan optimisme dan melaporkan perasaan lebih optimis tentang masa depan serta lebih positif tentang diri mereka sendiri. Terutama selama masa-masa sulit, merenungkan saat-saat yang lebih bahagia dapat mengingatkan kita bahwa segala sesuatu memiliki potensi untuk menjadi baik kembali.

Masa depan memang harus dipersiapkan. Tapi bukan berarti mengabaikan masa lalu begitu saja.
Lima manfaat mengenang masa lalu ini buktinya. Hehe


Sumber : https://tirto.id/dewa.

Ibrahim Dutinov
Pembela kebenaran, pencari jomet sejati. Gue Ibrahim, gue penulis. Bukan teroris!

Related Posts

4 komentar

  1. hehehee asal jgn keseringan nostalggia aja ya mas, nanti terjebak masa lalu :D

    BalasHapus
  2. Ternyata banyak manfaatnya dari nostalgia ini ya. Aku punya beberapa lirik lagu jaman kecil yang selalu bikin mood naik kalau mengingatnya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya kak, ternyata gak sekedar kenangan aja. Oh ya? Jadi penyemangat dong

      Hapus

Posting Komentar

Follow by Email