Tantangan Menulis 40 Hari


Segala puji bagi Allah, kita memuji-Nya dan meminta pertolongan, pengampunan, dan petunjuk-Nya. Kita berlindung kepada Allah dari kejahatan diri kita dan keburukan amal  kita. Barang siapa mendapat dari petunjuk Allah maka tidak akan ada yang menyesatkannya, dan barang siapa yang sesat maka tidak ada pemberi petunjuknya baginya. Aku bersaksi bahwa tidak ada Tuhan selain Allah dan bahwa Muhammad adalah hamba dan Rasul-Nya. Ya Allah, semoga doa dan keselamatan tercurah pada Muhammad dan keluarganya, dan sahabat dan siapa saja yang mendapat petunjuk hingga hari kiamat.

Bismillahirrohamnirrohim, tiada nama yang indah selain nama-Nya, bumi diputar oleh-Nya, hingga kita bisa menikmati siang, dan tentram dalam kesunyian malam. Ketika menulis ini, satu novel Habiburrahman El Shirazy baru saja selesai ku lahap. Judulnya adalah Bidadari Bermata Bening. Setelah sebelumnya menyelesaikan Kembara Rindu Buku 1, dan Merindu Baginda Nabi yang ulasannya sempat ku tulis di blog.

Kalau ngomongin novelnya Kang Abik, rasanya aku ingin juga seperti beliau. Menulis cerita yang tak hanya indah dan menghibur, tapi juga bisa membangun semangat dalam diri. Seperti jargonyya "sebuah novel pembangun jiwa"  Kang Abik sukses membuatku termotivasi. Lalu menjadikan beliau sebagai patokan sukses yang ingin ku capai sebagai penulis. Semoga istiqomah, semoga berkah. Aamiiin ya Mujibassailin.

Selesai dengan Kang Abik juga novel pembangun jiwa itu. Kok rasanya kebetulan pengen ngomongin tulis-menulis. Adalah hari ini. Hari pertama aku berkomitmen dengan diri sendiri. Komitmen untuk istiqomah menulis selama 40 hari berturut-turut. Satu hari diharapkan bisa menulis satu tulisan sebanyak 500 kata. Apapun itu. Bismillah. Semoga istiqomah semoga berkah.  Aamiiin

Aku ditemani beberapa teman, mencoba menjadi seorang yang istiqomah dalam menulis. Mereka adalah teman-teman dalam grup virtual bernama Blogger Sukabumi. Grup yang diharapkan bisa menjadi wadah bagi blogger yang berdomisili di Sukabumi untuk mengembangkan dirinya. Bersama Kang Sule, Kang Imam, Kang Reksi dan Teh Lia yang tulisannya sudah dahulu terbit tadi siang. Aku mencoba menantang diri dengan tantangan menulis selama 40 hari. Harapannya adalah istiqomah.

Kang Sule yang merupakan anggota aktif di Forum Lingkar Pena (FLP) Kab. Sukabumi, kali ini sedang banyak menulis tentang literasi dan sejarah atau anything terkait Pemilihan Umum (Pemilu). Mungkin karena statusnya yang juga sudah lulus dan sah menjadi salah satu bagian dari Panitia Pengawas Pemilu (PANWASLU). Eh iya ya kalau gak salah begitu. Blognya bernama catatanmangule.blogspot.com selain ngomongin yang tadi saya sebutkan di atas. Tak jarang Kang Sule ngajakin kita jalan-jalan lewat tulisannya yang mengulas tempat wisata.

Kang Imam sih sebetulnya udah lama kenal. Sejak kecil malah. Dulu rumah kita deketan, tapi gak tau sekarang rumahmya di mana. Tau-tau udah gede aja, qodorulloh ketemu di WAG Blogger Sukabumi. Kalau dilihat dari tulisannya, Kang Imam ini adalah ahli bahasa Sunda. Terus pandai bikin cerita yang kekinian. Wkwkw. Coba aja mampir ke blognya kangimam.blogspot.com

Hampir serupa, Kang Reksi ini juga bukan orang asing, ketika bertemu di WAG Blogger Sukabumi, udah tau sih beliau ini siapa. Apalagi tulisannya makin menjelaskan kalau beliau adalah Pesilat. Ya kita pernah bertemu di suatu acara silat. Hehe. Gak tanggung, nama Blognya adalah  pusakasiliwangimuda.blogspot.com kalau gak salah sih itu nama Paguron/perguruan silat yang menjadi rumah beliau dalam menimba ilmu silat.

Lain hal dengan mereka yang sudah ku jelaskan di atas. Aku baru kenal dengan Teh Lia dan Teh Imey, dan juga beberapa teman yang tulisannya belum ku lihat meramaikan tantangan 40 hari istiqomah menulis.

Kenapa sih menulis harus ditantang? Dan kenapa harus menulis selama empat puluh hari? Mudah-mudahan esok hari masih ada umur buat ngebahasnya. Ya. Hehe. 

Balik ke Kang Abik, semoga tulisan awal yang tidak apa-apanya ini. Suatu saat bisa terus berkembang dan sukses mencapai tujuannya. Menjadi penulis hebat seperti Kang Abik.

Ibrahim Dutinov
Pembela kebenaran, pencari jomet sejati. Gue Ibrahim, gue penulis. Bukan teroris!

Related Posts

There is no other posts in this category.

Posting Komentar

Follow by Email