Bagaimana Cara Terbaik Mengonsumsi Kacang?

16 komentar

Gambar: Rangkaian Camilan Sehat dari Kacang Almond, Gonutify.com
Gambar: Rangkaian Camilan Sehat dari Kacang Almond, Gonutify.com

Apakah penting kamu makan camilan sehat  berupa kacang panggang atau mentah? Jenis kacang apa yang harus kamu makan dan mana yang harus kamu hindari? Kacang bisa menjadi tambahan yang sangat berharga untuk diet kamu, seperti kacang almond dan kacang kenari, misalnya. Tapi kacang juga bisa mendorong makan berlebihan dan membebani pencernaan kamu. Mari kita lihat beberapa tip yang memungkinkan kamu menikmati rasa dan manfaat nutrisinya tanpa efek samping.

Mengonsumsi Kacang Mentah atau dipanggang?

Pemanggangan membuat kacang lebih enak tetapi juga dapat mengoksidasi lemak yang dikandungnya. Lemak tak jenuh ganda seperti omega-3 dan omega-6 adalah yang paling rentan, semakin banyak kacang yang kurang stabil. 

Flavonoid dan antioksidan lain, seperti vitamin E dapat membantu melindungi lemak tersebut dari oksidasi. Tetapi itu sangat tergantung pada suhu pemanggangan, pemanggangan kering tidak merusak jauh lebih sedikit daripada pemanggangan dengan minyak.

Hal baiknya adalah lemak tak jenuh tunggal dan mineral yang menyehatkan jantung sebagian besar tidak terpengaruh oleh panas. Jadi, kacang yang baru dipanggang bukanlah masalah besar bila dikonsumsi sesekali, asal jangan disimpan, kacang akan cepat busuk. Jika ingin menghindari lemak tengik pada umumnya, pilih kacang mentah yang disimpan utuh, di tempat yang dingin dan gelap.

Nutrisi dan Anti Nutrisi, Mengonsumsi Kacang Mana yang Terbaik?

Setiap jenis kacang memiliki spektrum nutrisi yang unik. Demikian pula, mereka masing-masing memiliki spektrum anti-nutrisi seperti asam fitat dan lektin yang mengganggu penyerapan nutrisi dan membuat kacang lebih sulit dicerna. 

Itulah mengapa kamu harus mengonsumsi berbagai macam kacang dalam menu makanan kamu. Jika kamu hanya makan satu jenis kacang favorit, kamu akan kehilangan berbagai nutrisi dan kamu akan dibebani dengan spektrum anti-nutrisi yang sama dan itu dapat menyebabkan alergi dalam jangka panjang.


Merendam Kacang

Jika kamu sangat menyukai kacang dan ingin mengonsumsinya secara teratur sebagai makanan pokok, kamu mungkin harus mempertimbangkan untuk merendam atau menumbuhkannya sebelum dikonsumsi.

Dalam praktiknya, ini berarti memasukkan kacang ke dalam toples berisi air semalaman (atau setidaknya beberapa jam), membilasnya di pagi hari dan membiarkannya mengering lagi. Proses ini sangat meningkatkan daya cerna kacang-kacangan dan mengurangi jumlah anti-nutrisi. Pastikan untuk segera mengonsumsi kacang aktif ini, karena kacang menjadi rentan terhadap oksidasi seperti halnya kacang panggang.


Berapa banyak?

Studi yang menunjukkan manfaat kesehatan dari konsumsi kacang-kacangan dalam jumlah yang wajar, biasanya tidak lebih dari 60 g (2 ons), yang merupakan segenggam besar kacang per hari. 

Di sinilah kamu mungkin mengalami masalah dengan kacang panggang dan asin. Rasanya terlalu enak dan kebanyakan orang tidak bisa memakannya dalam jumlah sedang secara alami.


Mana yang Paling Kamu Sukai?

Jadi, apakah sekarang kamu sudah mendapatkan gambaran, mau mengonsumsi kacang yang diolah seperti apa? Jangan lupa shared pendapat kamu, tentang mengonsumsi kacang terbaik versi kamu ya. 

Apakah kamu suka menyempatkan mengolah kacang dengan memadu-padankan dengan makanan lain ataukah kamu lebih senang untuk memakannya secara langsung? Pilihan manapun, yang terpenting adalah memastikan kamu mengonsumsinya dan mendapatkan manfaatnya secara maksimal, ya!

Jangan lupa untuk tidak terlalu berlebihan dalam mengonsumsi kacang maupun makanan apapun itu. Karena kamu tahu sesuatu yang berlebihan tidak baik. Selalu takar kacang sesuai dengan kebutuhan tubuh kamu, ya!


Ibrahim Dutinov
Pembela kebenaran, pencari jomet sejati. Gue Ibrahim, gue penulis. Bukan teroris!

Related Posts

16 komentar

  1. Aku lebih suka kacang panggang daripada mentah. Hehehhehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yess kita samaan nih, apalagi kalau pakek ikan bakar, ayam bakar, eummm. Nyam nyam nyam. Hehe

      Hapus
  2. Balasan
    1. Ini juga enak sih, di sini biasa yaang jual pas macet2 gitu di pertigaan deket rumah. Dibungkus kayak bungkus eskrim Conellao hihi

      Hapus
  3. Selalu takut makan kacang... Karena bisa bikin jerawat

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wah wah.. Ternyata buat Mbak, kacang bisa naikin hormon yang merangsang jerawat toh. Aku mah jerawatan kalau begadang aja.

      Eh sama kalau mendem cintah deng hehehe

      Hapus
  4. Saya mah suka kacamg atom yang dipanggang heuheu

    BalasHapus
  5. Aku pernah makan kacang banyak banget, eh udahnya sakit gigi. Emang bener segala yang berlebihan itu ga baik.

    BalasHapus
  6. Dulu aku di doktrin kalau makan kacang akan jerawatan tapi begitu dewasa aku ga takut lg. Suka dengan kacang panggang aku tuh

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wiiii kita sama-sama suka yang panggang dong Bunda. Makin eenak kalau pakek ikan bakarr juga, di pantai malam2 bakarny pakek api Unggun. Masya Alloh pokoknya

      Hapus
  7. Makan kacang itu suka bikin lupa alias kebablasan. Maklum rasanya enak, jadi begitu habis yang ada ditangan terus ambil lagi dan lagi. Kacang panggang memang enak, tapi lebih sering makan kacang rebus atau kacang goreng.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hihi bener banget. Kacang emang sukaa bikin kebablasan apalgi kalau pas lebaran. Hehe

      Hapus
  8. Di kehidupan makanku yang kurang sehat, kacang tidak biasa dipanggang atau direndam. Hehe. Tapi bolehlah dicoba, cara2 sehat mengonsumsi kacang.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Cobain Kak, awas jatuh cinta sama yang bakar. Hihi

      Hapus

Posting Komentar

Follow by Email