Selayang Pandang Sukabumi Jawa Barat

Selayang pandang Sukabumi hadir untuk merangkum berbagai alasan kenapa nama itu menjadi tempat yang menarik dan sangat layak untuk dikunjungi. Ditulis berdasarkan pengalaman saya sebagai Urang Situ Asli (USA).  


Ada Apa Dengan Sukabumi?

Biasanya kalau kamu nanya “Ada apa denganmu?” ke pasangan, jawaban apa yang kamu terima? yap! pasti jawabannya enggak ada apa-apa. saya yakin sekali, saya kasih tahu saja. kalau pasangan sedang berubah tiba-tiba, jangan pernah ditanya begitu. ajak aja dia jalan-jalan, kasih jeda dikit buat dia tenang lalu ketika keadaan sudah baik-baik saja, boleh deh tuh tanya lagi “sayang, aku lihat kok kamu berubah, ada apa sama kamu?”eaaaa,

Beda cerita dengan kamu dan pasanganmu, kalau bertanya “Ada apa dengan Sukabumi?” ke orang sini kayak saya, tentu jawabannya gak bakalan gak ada apa-apa dong. kenapa? karena nyatanya memang banyak hal yang bisa kamu dapatkan dari kota ini mulai dari update soal kejadian-kejadian yang terjadi di sini, Wisata yang ngehits, Kuliner sampai dengan cerita misteri.

Sukabumi Update

Sukabumi Update
Sukabumi Update.com

Orang di kots ini pasti nggak asing dengan nama ini. Saya pasti mengetik keyword Sukabumi Update ketika ada kejadian terbaru semisal kecelakaan, kejahatan, bencana alam seperti banjir bandang yang menerjang 3 kecamatan di wilayah Sukabumi beberapa minggu kebelakang. 

Situs berita update itu selalu menyediakan berita terupdate yang kebenerannya bisa dipertanggung jawabkan. 


Wisata Sukabumi

Desi Ratnasari terntu saja akan senang mengajak rekan-rekan dewan untuk pergi berkunjung ke tempat tinggalnya di Sukabumi, begitu juga dengan beberapa artis lain. Saya berharap mereka tidak hanya mempromosikan diri secara personal, tapi juga turut mempromsikan wisata yang berada sekitar tempat tinggalnya.

Eh tapi, tanpa ada promosi dari kalangan artis pun, tempat ini pasti banyak pengunjungnya kok, keindahan alamnya emang gak bisa dilupakan dan diacuhkan begitu saja sih. Selayang pandang akan membahas sedikit saja dari sekian banyak itu, sisanya pasti saya beritahu. Tapi saya minta kesediaan kamu untuk berkomentar ya nanti di bawah, wisata hits mana yang pengen banget kamu kunjungi. 


Jembatan Gantung Terpanjang Se Asia Tenggara

Salah satu dari sekian banyak tempat wisata yang bisa kamu kunjungi adalah Situ Gunung Suspension Bridge atau Jembatan Gantung Situ Gunung.

Jembatan Gantung Situ Gunung merupakan jembatan gantung terpanjang, yang berada di tengah hutan, di Asia Tenggara. Membentang sepanjang 243 meter, dengan lebar 1,8 meter, dan ketinggian 121 meter di atas permukaan tanah. Jembatan ini berlokasi di Taman Wisata Alam Situ Gunung, Sukabumi – Jawa Barat, yang telah menjadi salah satu tempat tujuan wisata selama bertahun-tahun dan merupakan bagian dari Taman Nasional Gunung Gede Pangrango.

Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP) seluas 24.270,80 Ha secara administratif berada di tiga kabupaten yaitu Cianjur, Sukabumi dan Bogor. Taman nasional ini merupakan salah satu dari 5 (lima) taman nasional pertama di Indonesia yang diumumkan oleh Menteri Pertanian pada 6 Maret 1980. Sebelum ditetapkan sebagai TNGGP, kelompok hutan tersebut ditetapkan sebagai zona inti Cagar Biosfer Cibodas oleh UNESCO pada Tahun 1977.


Unesco Global Geopark Ciletuh Palabuhanratu - UGG Ciletuh Palabuhanratu 

Tempat wisata bertaraf internasional, diakui dunia lewat UNESCO, UGG Ciletuh Palabuhanratu menjadi salah satu tempat wisata yang menjadi kebanggaan warga daerah Jampang dan Palabuhanratu. Wisatawan domestik maupun asing lalu lalang datang silih berganti mengamati dan menikmati keindahan alam yang masih alami.

UGG Ciletuh Palabuhanratu adalah konsep manajemen pengembangan kawasan berkelanjutan yang menyerasikan keragaman geologi, hayati, dan budaya melalui prinsip konservasi dan Rencana Tata Ruang Wilayah yang sudah ada.

UGG Ciletuh Palabuhanratu adalah wilayah geografis yang memiliki situs warisan geologi terkemuka dari bagian konsep holstik perlindungan, pendidikan dan pembangunan yang berkelanjutan.

Masyarakat yang tinggal di dalam kawasan ini diajak berperan serta untuk melindungi dan meningkatkan fungsi warisan alam.


Negeri Seribu Curug

Kenapa saya menyebut Negeri Seribu Curug? itu karena memang untuk menemukan curug atau air terjunnya itu sangat mudah, dan jumlahnya juga banyak. Sebetulnya jika dihitung pun curug di sini tidak sampai 1000 ya.  Mungkin karena geografisnya yang berbukit-bukit kali ya, mangkanya banyak curug terbentuk dari sini. Curug dengan ukuran kecil sampai besar dan tinggi pun ada di sini. Yuk main sini yuk, nanti saya ajak mengelilingi Curug yang ada di sekitaran.

Salah satu daerah dengan curug terbanyak berada di Pajampangan, ada Curug Cikaso, Curug Cimarinjung, Curug Puncak Manik, dan masih banyak lagi dong. Nanti deh di kesempatan lain bakalan saya bahas curug mana saja yang menarik untuk kamu kunjungi ketika mampir di ke sini.


Pantai Eksotis

Sudah banyak orang yang tahu bahwa Sukabumi memiliki pantai dengan pasir yang masih putih, ialah pantai Pasir Putih Ujunggenteng. kamu bisa menikmati Sunset dengan deburan ombak yang ringan sehingga masih aman untuk dipakai berenang. 

Selain Pantai Di Ujunggenteng kamu juga bisa menikmati pantai eksotis lainnya seperti taman mirip bali di Pantai Palabuhanratu, pantai dengan view air terjun di Pantai Palangpang Ciletuh, Pantai yang bisa juga kamu pakai untuk mancing secara ekstrim di Karang Bolong, atau sambil melihat keindahan VIhara Kwan Im Pu Sa  di Pantai Loji. 

Nggak cuma itu kok, masih banyak lagi. 


Wisata Misteri

Salah satu Wisata Misteri yang terkenal dari kota ini adalah satu kamar khusus di Inna Samudra Beach Hotel-Palabuhanratu.  Kamar 308 ”milik” Nyi Roro Kidu--Ratu pantai selatanl. 

Tidak diperkenankan untuk ditempati wisatawan. masih berdekatan dengan hotel, kamu bisa berkunjung ke Makam Nyi Roro Kidul, oh ya kabarnya kalau ada wisatawan yang memakai benda berwarna hijau ke pantai dekat situ, barang tersebut akan hilang dan tidak bisa dibawa lagi. Dan banyak yang bilang, diantara korban-korban yang tenggelam di pantai itu, diantara mereka ada ada yang memakai baju hijau.

Hmm ini bentuknya jadi kearifan lokal ya, tidak harus kamu percayai kok. hihi


Kuliner Sukabumi

Pecinta kuliner, wajib baca ini ya! Kita juga punya dong makanan Khas, makanan yang kalau kamu makan, bakalan bikin kamu ketagihan dan pengen balik lagi ke Sukabumi. Dari sekian banyak makanan Khas gang  yang bisa kamu dapat di sini, saya coba sajikan dua dulu deh yang Khas. berikut 


Mochi Asli Sukabumi

Lihat postingan ini di Instagram

. __________________________________ Tsuki riding delivery order🛵🤗 Selama Ramadhan beroperasi dari jam 08.00 s/d 16.00 WIB Senin s/d Sabtu😊 __________________________________ Ikutan Give away dari @mochitsuki_smi yuk.. 😁 Cara nya mudah banget kok.. 😊 __________________________________ 1⃣Mochi Kacang Aroma Vanilla Rp.25.000 2⃣Mochi Kacang Salut Wijen Rp.25.000 3⃣Mochi Kacang Salut Oreo Rp.25.000 4⃣Mochi Kombi Kacang Rp.25.000 5⃣Mochi Isi Keju Rp.30.000 6⃣Mochi Isi Cokelat Rp.30.000 ____________________________________ Buka jam 09.00 s/d 21.00 WIB Order WhatsApp. 0857 2317 7051 Jln.Almuwahidin No.19 Kaum Kaler Karangtengah Cibadak Sukabumi ____________________________________ #mochitsuki_smi #surgasukabumi #sukabumikuliner #kulinersukabumi #sukabumiku #sukabumiupdate #localbrand #cibadakhits #smkbisa #sukabumi #cibadak #oleholehsukabumi #karangtengahcibadaksukabumi #alumnismkn1cibadak #eksploresukabumi #palabuhanratu #geoparkciletuh #geraiperajinsukabumi #jajanansukabumi #kusukabumiku #mochisukabumi #sukabumipisan #kulinercibadaksukabumi #tsukiku #sukabumidelicious #sukabumiindah #sukabumidoyanjajan #ngonaaah #sukabumiproducts #deliveryordermochitsuki_smi

Sebuah kiriman dibagikan oleh mochi tsuki 'Ti Sukabumi asli' (@mochitsuki_smi) pada

Kuliner khas ini wajib kamu beli ya ketika datang dan mampir ke sini, pokoknya kalau ke Sukabumi nggak beli mochi, ya gak asik toh. kayak belum ke Sukabumi aja. Berbahan dasar tepung dan ketan, kini Mochi sudah mengalami kemajuan jaman, isinya jadi lebih variatif loh.


Cai Cue

Kuliner yang menjadi khas lainnya adalah Cai Cue, air Pindang Tongkol. Tempat yang sering menjual air pindang khas Sukabumi adalah Tempat Pelelangan Ikan di Palabuhanratu. Letaknya pinggir jalan utama, jalan yang menghubungkan Sukabumi dengan Provinsi Banten. Banyak kapal berlabuh di sini, selain cai Cue, kamu juga bisa beli aneka hasil laut ya, macam-macam ikan, kepiting, cumi yang tentunya masih segar-segar. 

Atau buat kamu yang pengen langsung menikmati segarnya masakan khas laut Sukabumi, kamu bisa mendatangi warung-warung atau restoran yang berada disekitar pantai Palabuhanratu. Kalau mau murah, beli ikannya di Tempat Pelelangan Ikan, lalu masak sendiri deh. hummmm, yam yam yam


Sejarah Sukabumi

Pada bagian ini saya akan mengajak kamu untuk bahas latar belakang Sukabumi. kenapa Namanya Sukabumi? atau kapan nama itu dipakai secara resmi, lalu siapa pencetusnya. Selebihnya informasi soal sejarah ini juga akan berhubungan dengan daerah-daerah sekitarnya seperti Bogor, Cianjur, atau Bandung.

Sebuah Nama Sebuah Cerita

Ada yang mengatakan bahwa nama Sukabumi berasal dari bahasa Sunda, yaitu Suka-Bumen, yang bermakna bahwa pada kawasan yang memiliki udara sejuk dan nyaman ini membuat orang-orang suka bumen-bumen atau menetap. Penjelasan yang lebih masuk akal adalah bahwa nama "Sukabumi" berasal dari bahasa Sansekerta suka, "kesenangan, kebahagiaan, kesukaan" dan bhumi, "bumi". Jadi "Suka bumi" artinya "bumi kesukaan".

Nama Soekaboemi sebenarnya telah ada sebelum hari jadi Kota Sukabumi yaitu 13 Januari 1815. Kota yang saat ini berluas 52,46 Km² ini mendapatkan namanya dari seorang ahli bedah bernama Dr. Andries de Wilde menamakan Soekaboemi. Perlu diketahu Andris de Wilde ini juga adalah seorang Preanger Planter (kopi dan teh) yg bermukim di Bandoeng, dimana eks rumah tinggal dan gudang kopinya sekarang dijadikan Kantor Pemkot Bandung.

Awalnya ia mengirim surat kepada kawannya Pieter Englhard mengajukan permohonan kepada pemerintah untuk mengganti nama Cikole (berdasar nama sungai yg membelah kota Sukabumi) dengan nama Soekaboemi 13 Januari 1815. Sejak itulah Cikole resmi menjadi Soekaboemi. Namun, bukan berarti hari jadi Kota Sukabumi jatuh pada tanggal tersebut.


Sukabumi Tempo Dulu

Sebelum berstatus kota, Sukabumi hanyalah dusun kecil bernama "Goenoeng Parang" (sekarang Kelurahan Gunungparang) lalu berkembang menjadi beberapa desa seperti Cikole atau Parungseah.

Lalu pada 1 April 1914, pemerintah Hindia Belanda menjadikan kota ini sebagai Burgerlijk Bestuur dengan status Gemeente (Kotapraja) dengan alasan bahwa di kota ini banyak berdiam orang-orang Belanda dan Eropa pemilik perkebunan-perkebunan yang berada di daerah Kabupaten Sukabumi bagian selatan yang harus mendapatkan pengurusan dan pelayanan yang istimewa. di masa sekarang, 1 April ini diperingati sebagai hari jadi Kota Sukabumi.

Selanjutnya pada 1 Mei 1926, Mr. G.F. Rambonnet diangkat menjadi Burgemeester. Pada masa inilah dibangun Stasiun Kereta Api, Mesjid Agung, gereja Kristen; Pantekosta; Katholik; Bethel; HKBP; Pasundan, pembangkit listrik Ubrug; centrale (Gardu Induk) Cipoho, Sekolah Polisi Gubermen yang berdekatan dengan lembaga pendidikan Islam tradisionil Gunung Puyuh.

Cerita tentang terbentuknya Sukabumi menjadi kota memang tidak singkat, bermula dari komoditas kopi yang banyak dibutuhkan VOC, Van Rie Beek dan Zwadecroon berusaha mengembangkan lebih luas tanaman kopi di sekitar Bogor, Cianjur, dan Sukabumi. Tahun 1709 Gubernur Van Riebek mengadakan inspeksi ke kebun kopi di Cibalagung (Bogor), Cianjur, Jogjogan, Pondok Kopo, dan Gunung Guruh Sukabumi.

Inilah salah satu alasan dibangunnya jalur lintasan kereta-api yg menghubungkan Soekaboemi dengan Buitenzorg dan Batavia di bagian barat dan Tjiandjoer (ibukota Priangan) dan Bandoeng di timur. Saat itu, de Wilde adalah pembantu pribadi Gubernur Jenderal Daendels dan dikenal sebagai tuan tanah di Jasinga Bogor.

Kabupaten dan Kota Sukabumi

Seperti halnya nama kota lain di Seluruh Indonesia, satu nama biasanya dibagi menjadi Kota dan Kabupaten, begitu juga dengan Sukabumi. ada Kabupaten Sukabumi dengan status sebagai Kabupaten terluas yang ada di Jawa Barat. Luasnya mencapai 4.162 km2. sedangkan Kota Sukabumi justru hampir menjadi Kota dengan luas daerah terkecil di Jawa Barat, luasnya hanya 48,42 Km2.

Julukan Buat Sukabumi

Selain daerah yang memiliki tempat wisata menyenangkan, kuliner yang enak dan mengenyangkan, Sukabumi juga punya julukan loh. Julukannya adalah : Kota Santri. hal itu dikarenakan Sukabumi senantiasa menjunjung nilai-nilai religius. Banyak lembaga keagamaan yang ada di sini, termasuk banyak pesantren yang menjadi rumah kedua bagi mereka yang sudah cinta 

Peta Sukabumi



Sukabumi Itu di mana Sih? Dekat dengan Kota Apa?

Pertanyaan yang sering ditanyakan olah orang-orang yang masih awam banget, apakah pertanyaan ini termasuk dari kamu juga? hehe. baiklah, sudah menjadi tugas saya sebagai warga asli Sukabumi untuk mengenalkan daerah tercinta ini ke semua orang yang ingin mengenalnya.

Letaknya di mana sih? Sukabumi itu dekat dengan kota apa? Teruntuk kamu yang masih berada di Wilayah Negara Kesatuan Republik indonesia, pasti tahu dong ya Ibukota negara kita ini, yap Jakarta! dari Jakarta, cara paling aman dan nyaman yang bisa dilakukan adalah kamu bisa mulai dengan mencari kereta dari stasiun manapun menuju ke Bogor ya. Kamu juga bisa memulai perjalan ke Kota Santri dari Paris Van Java loh ya, dari sana kamu bisa cari Terminal Bus Antar kota dan langsung cari bus tujuan Sukabumi. sampe deh di sini, ketemu saya deh, jalan-jalan yuk.

Yuk jalan-jalan ke Sukabumi

Akhir kata, yuk jalan-jalan ke sini, Untuk info lebih lanjut soal Kota tempat gue lahir, misalnya nih ya temen-temen pengen liburan murah tapi asyik, atau bingung cari tempat menginap yang enak, murah dan nyaman, temen-temen  bisa tinggalkan komentar ya, tanya langsung via email juga boleh. 


Sekian Saya Ibrahim. Saya penulis, bukan Teroris. Saya terlahir, belajar dan tinggal di sini. Menikah dengan orang sini juga. Saat ini sedang mencoba membangun komunitas bernama Sukabui Blogger. mohon doánya ya supaya kami bisa ikut berkontribusi membangun daerah.


Sebelum menulis ini, saya baca :

https://sukabumikab.go.id/portal/profil/sejarah-kabupaten-sukabumi.html


Ibrahim Dutinov
Pembela kebenaran, pencari jomet sejati. Gue Ibrahim, gue penulis. Bukan teroris!

Related Posts

Posting Komentar

Follow by Email